Segera Lapor SPT Tahunan Wajib Pajak Di Djponline.pajak.go.id, Terakhir Besok!

beritaterkini.com – Masyarakat yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) wajib segera mengisi laporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak sebelum 31 Maret 2022.

Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak (SPT Pajak) dapat dilaporkan secara online dengan mengakses laman djponline.pajak.go.id.

Batas waktu pelaporan SPT Tahunan adalah 31 Maret 2022 untuk PPh Orang Pribadi dan 30 April 2022 untuk PPh Badan.

Jika Anda terlambat atau tidak melaporkan SPT tahunan Anda, maka akan dikenakan sanksi berupa denda dengan jumlah tertentu.

Wajib pajak orang pribadi dikenakan denda sebesar Rp100.000.

Dokumen yang disiapkan untuk SPT Tahunan

Dokumen-dokumen berikut perlu disiapkan sebelum laporan SPT Pajak Tahunan:

1. Bukti pemotongan pajak.

2. Dafttar Penghasilan.

3. Daftar aset dan hutang.

4. Daftar tanggungan keluarga.

5. Bukti pembayaran zakat/iuran lainnya.

6. Dokumen terkait lainnya.

Cara Daftar Akun DJP online

1. Buka halaman DJP Online atau klik di sini;

2. Isikan nomor NPWP;

3. Isikan kode keamanan.

4. Klik Verifikasi;

5. Masuk ke akun DJP Online Anda dan masukkan email, nomor ponsel, dan kode keamanan Anda;

6. Masukkan kata sandi dan klik “Simpan “;

7. Cek email yang terdaftar di DJP Online;

8. Klik link yang dikirim dari DJP Online;

9. Klik “OK” jika ada notifikasi “Akun telah berhasil diaktifkan”;

10. Akun Anda telah berhasil diaktifkan.

Cara Lapor SPT Pajak Tahunan di DJP Online

1. Kunjungi www.pajak.go.id;

2. Pilih “Login”, lalu masukkan NPWP, password dan security code, lalu klik Login;

BACA JUGA  Tips Agar Terhindar Dari Pembobolan Rekening Bank Dan Skimming Kartu Kredit

3. Pilih menu: “Lapor”, lalu pilih: e-filling. 

4. Pilih Buat SPT;

5. Ikuti petunjuk yang diberikan, termasuk yang berupa pertanyaan. Isi SPT mengikuti petunjuk yang ada;

6. Jika SPT telah dibuat, sistem akan menampilkan ringkasan SPT Pajak. Untuk mengajukan SPT, ambil kode verifikasi terlebih dahulu. Kode verifikasi akan dikirimkan melalui email ke wajib pajak;

7. Masukkan kode verifikasi dan klik Kirim SPT;

8. Jika Anda belum ingin mengirimkan SPT Anda, Anda dapat mengklik “Selesai” dan SPT Anda akan disimpan untuk dilihat dan diedit dalam menu Submit SPT. 

Cara Upload e-SPT

1. Kunjungi www.pajak.go.id;

2. Pilih “Login”, lalu masukkan NPWP, password dan security code, lalu klik Login;

3. Pilih menu: “Laporkan”, lalu pilih layanan: e-Filling;

4. Pilih Buat SPT;

5. Ikuti petunjuk yang diberikan, termasuk yang berupa pertanyaan. Kemudian pilih Upload SPT;

6. Klik Browse File dan pilih file .csv dari e-SPT;

7. Anda juga dapat mengunggah lampiran (pdf), jika tersedia;

8. Unggah SPT Anda, klik Start Upload

9. Klik tombol “OK” ketika muncul informasi bahwa proses upload telah selesai;

10. Centang kolom “Status Pengiriman” dan pastikan statusnya “Siap kirim”;

11. Lanjutkan proses pengambilan dan pengisian kode verifikasi, lalu serahkan SPT. BPE dikirim ke email WP.

Kemudian, bagaimana Anda mendapatkan EFIN?

EFIN diperlukan untuk pengajuan pajak elektronik baik wajib pajak pribadi maupun wajib pajak badan.

Electronic Filing Identification Number (EFIN) adalah nomor yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak kepada Wajib Pajak untuk melakukan transaksi elektronik, termasuk pelaporan pajak secara elektronik.

Maksudnya sebagai alat autentikasi agar setiap transaksi elektronik atau file elektronik SPT (Surat Pemberitahuan Pajak) dapat dienkripsi sehingga terjamin kerahasiaannya.

BACA JUGA  Harga Saham GoTo Rp 338, Mahal Atau Murah? Ini Hitungan Analis

Untuk mendapatkan EFIN online, wajib pajak perlu menyiapkan KTP dan NPWP.

Cara mengaktifkan EFIN untuk wajib pajak orang pribadi

1. Permohonan dengan mendatangi langsung KPP/KP2KP terdekat dilakukan oleh Wajib Pajak sendiri dan tidak dapat diumumkan kepada pihak lain;

2. Wajib Pajak mengisi, menandatangani dan menyerahkan Formulir Permohonan Aktivasi EFIN;

3. Tunjukkan yang asli dan kirim fotonya:

a. KTP (untuk WNI) atau paspor dan KITAS/KITAP (untuk WNA);

b. NPWP atau Surat Keterangan Terdaftar (SKT).

Aktivasi EFIN Online Melalui E-mail

1. Akses halaman efin.pajak.go.id.

Namun, halaman tersebut saat ini ditutup.

Berikut cara lain untuk mengaktifkan EFIN online melalui email:

2. Wajib Pajak mengajukan permohonan aktivasi EFIN melalui email resmi KPP.

3. Satu email wajib pajak untuk satu aplikasi Layanan Aktivasi EFIN.

4. Wajib Pajak mengirimkan persyaratan permohonan aktivasi EFIN yaitu:

a. Scan formulir permohonan aktivasi EFIN, formulir dapat diunduh di www.pajak.go.id/id/formulir-permohonan-EFIN. Pastikan nomor telepon dan email yang tertulis di formulir masih aktif;

b. foto identitas (KTP untuk WNI, KITAP/KITAS untuk WNA);

c. fotokopi Surat Tanda Pendaftaran (SKT) atau NPWP;

d. Pas foto/foto pribadi dengan KTP dan NPWP.

5. Pegawai memeriksa kesesuaian data yang diberikan oleh orang yang ditugaskan ke database DJP.

Jika semua data sudah benar, administrator membuat dan mengirimkan pemberitahuan EFIN dalam bentuk PDF melalui email.

Untuk alamat, telepon dan email KPP, Wajib Pajak dapat mengunjungi laman www.pajak.go.id/unit-kerja.

6. Nanti KPP akan memproses email yang masuk pada jam kerja.

Selain itu, Anda juga dapat menghubungi kantor pajak melalui WhatsApp sesuai dengan daftar Anda.

Jenis formulir pengembalian pajak penghasilan

Tiga jenis formulir SPT PPh yang harus diisi oleh pemegang NPWP:

BACA JUGA  Termahal, Harga Pertamax Di Bengkulu Dan Riau Rp 13 Ribu Per Liter

1. Model 1770SS

Formulir 1770SS untuk Wajib Pajak orang pribadi berstatus pegawai dengan jumlah penghasilan kotor tidak lebih dari 60 juta rupiah.

Selain itu, ia hanya bekerja untuk satu perusahaan atau instansi dalam setahun.

2. Formulir 1770S

Formulir 1770S untuk Wajib Pajak orang pribadi yang berstatus pegawai dengan jumlah penghasilan kotor lebih dari 60 juta rupiah, atau bekerja pada dua perusahaan atau lebih dalam satu tahun.

3. Formulir 1770

Formulir 1770 untuk Wajib Pajak orang pribadi yang memperoleh penghasilan dari usaha atau pekerjaan sendiri, penghasilan dari satu atau lebih pemberi kerja, penghasilan yang dikenakan pajak penghasilan final, dan penghasilan lain di dalam dan luar negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published.